Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Barito Kuala menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas daerah dengan melaksanakan pengisian kuesioner Indeks Kewaspadaan Nasional (IKN) pada Selasa (14/10/2025).

Kuesioner IKN bertujuan untuk mengidentifikasi potensi konflik serta memperkuat stabilitas politik dan sosial di Barito Kuala. Data yang terkumpul akan menjadi landasan bagi perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Kepala Badan Kesbangpol Barito Kuala, Moch Aziz, S.Sos, menjelaskan bahwa kuesioner ini terdiri dari 53 pertanyaan yang mencakup berbagai aspek kewaspadaan nasional. "Pertanyaan-pertanyaan ini meliputi jenis dan penyebab konflik, hingga dampak teknologi AI terhadap kehidupan sosial dan politik," ujarnya. Pengisian kuesioner melibatkan partisipasi aktif masyarakat dari berbagai latar belakang, baik secara langsung maupun melalui platform daring. Kepala Badan Kesbangpol menekankan pentingnya kejujuran dan independensi responden dalam memberikan jawaban. "Dengan jawaban yang jujur dan independen, data yang diperoleh akan akurat dan representatif," tegasnya. Lebih lanjut, Kepala Badan Kesbangpol menyampaikan bahwa hasil pengisian kuesioner ini akan dilaporkan ke tingkat provinsi dan pusat. "Ini adalah bagian dari upaya bersama untuk membangun sistem deteksi dini terhadap potensi konflik sosial di seluruh Indonesia," pungkasnya. Dengan langkah proaktif ini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Barito Kuala berharap dapat memelihara stabilitas daerah dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan.